• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Tampilkan postingan dengan label MOTO GP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTO GP. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Mei 2009

Rossi Dekati 100


GERNO DI LESMO - Lanjutan balapan MotoGP Prancis berlangsung pekan mendatang. Jika Valentino Rossi berhasil meraih kemenangan di Le Mans, itu merupakan kemenangan ke-99nya selama berkarir di MotoGP.

Artinya, pembalap Fiat Yamaha itu berpeluang untuk meraih kemenangan ke-100 pada balapan lanjutan MotoGP Italia di Mugello, pada 31 Mei mendatang, sebuah tempat di aman Rossi sangat sulit ditaklukan.

Rossi sendiri baru saja meraih kemenangan ke-98 selama karirnya, setelah memperoleh kemenangan perdana di musim 2009, usai menaklukan Sirkuit Jerez pekan lalu. Kemenangan itu menempatkan Rossi di puncak klasemen pembalap.

Rossi bukan tanpa alasan bernafus ingin meraih kemenangan di Le Manz. Pasalnya, juara bertahan MotoGP itu ingin mengejar rekor kemenangan yang diraih rekan senegarnya Giacomo Agostini, dengan raihan 122.

Bukan hanya itu, The Doctor juga ingin mengulang prestasi musim lalu, di mana dia berhasil meraih podium juara di Le Mans pada musim lalu, demikian diberitakan crash, Senin (11/5/2009). (hmr)

Dikutip Dari :
http://sports.okezone.com/read/2009/05/10/38/218286/rossi-dekati-100

Kamis, 30 April 2009

Rossi Butuh Motivasi Baru


DOHA - Jelang kejuaraan MotoGP musim 2009, Valentino Rossi butuh motivasi baru. Bukan kehilangan semangat, pembalap FIAT Yamaha 30 tahun itu hanya tidak mau konsentrasinya buyar sepanjang seri grand prix nanti.

"Tahun lalu, saya sangat termotivasi. Sekarang, saya harus menemukan satu motivasi baru," kata Rossi seperti disitat ITV, Jumat (10/3/2009).

"Saya berjuang keras tiap tahun," tambahnya.

Pembalap Italia ini yakin, dia siap menerjang balap malam Losail, akhir pekan ini. Namun, Casey Stoner? Itu persoalan lain.

"Fisik dan mental saya optimal buat balapan. Tapi Stoner berbeda; dia muda, performanya mantap. Jadi, pertarungan bakal ketat nanti," yakinnya.

Rossi juga menegaskan, belum waktunya ia turun pangkat. Belum saatnya juga gantung helm. Bagaimanapun, kontraknya bersama Yamaha berakhir musim 2010. Ia hanya menunggu waktu yang tepat.

"Saat saya kehilangan kecepatan, itulah saatnya saya mundur," tegasnya.

"Saya baru akan memutuskan masa depan, tahun depan. Jika memungkinkan, saya akan terus. Jika tidak, saya memutuskan berhenti," terangnya.

(dnl)

Dikutip Dari :
http://sports.okezone.com/read/2009/04/10/38/209505/38/
rossi-butuh-motivasi-baru

Rossi-Stoner Beda Pendapat


MOTEGI - MotoGP 2010 akan memperkenalkan peraturan baru mengenai peraturan ban tunggal. Valentino Rossi dan Casey Stoner memiliki silang pendapat mengenai hal ini. Apa kata mereka?

Rossi merupakan salah satu pembalap yang paling tidak suka, mengenai peraturan ban tunggal. Rencananya, musim ini ban khusus disediakan oleh Bridgestone di setiap pagelaran balapan MotoGP.

Masing-masing setiap pembalap akan mendapatkan 20 ban dalam sepekan dengan rincian 12 ban belakang dan delapan ban belakang, dengan dua spek berbeda untuk ban depan maupun belakang. Tapi Rossi menilai semua itu tidak cukup.

"Hal ini sangat berbahaya karena kami tidak memiliki ban yang cukup. Kami membutuhkan ban lebih banyak lagi, bukan kuantitas tapi lebih ke pilihan karena ini sangat sulit," sesal Rossi.

"Sebenarnya, perkenalan ban tunggal ini ide yang bagus, tapi tidak seperti ini. Saya rasa kami memerlukan tiga tipe ban yang berbeda," cetus pembalap Fiat Yamaha itu. sebagaimana dikutip MCN, Rabu (29/4/2009)
"Kami tidak memiliki pilihan yang cukup dengan hanya satu ban keras dan satu ban lembut. Saya rasa situasi lebih aneh lagi ketika World Superbike memiliki pilihan ban lebih banyak ketimbang MotoGP," lanjut pembalap asal Italia itu.

"Ketika MotoGP membicarakan peraturan tunggal tidak ada yang mengharapkan hanya ada dua ban. Ketika mereka tiba dan mengatakan hanya ada dua ban kami semua mengatakan f**k," tegas juara bertahan itu.

Namun, apa yang ada dipikiran Rossi sedikit berbeda dengan Stoner. Dia mengatakan: "Saya rasa sistem ini mulai bekerja cukup baik. Saya rasa masalah ini bukan masalah keamanan."

"Sebab, bila setiap pembalap menggunakan ban yang jenis sama, maka kami semua berada di situasi yang sama. Saya rasa ide ini sama sekali tidak buruk," tambah pembalap asal Australia itu.
(hmr)

Dikutip Dari :
http://sports.okezone.com/read/2009/04/28/38/214834/38/
rossi-stoner-beda-pendapat

Hayden Berharap Tidak Hujan Lagi


JEREZ - Faktor cuaca jadi penghambat kelancaran di dua seri pembuka MotoGP 2009. Oleh karena itu, pada seri ketiga di Jerez akhir pekan nanti, pembalap Ducati Nicky Hayden berharap hal semacam itu tidak terjadi lagi.

Alasan Hayden sudah cukup jelas, dia merasa sangat terganggu dengan maju-mundurnya jadwal. Selain itu, keadaan cuaca yang kurang bersahabat sudah pasti sangat mengganggu performa rider di atas motor.

The Kentucy Kid sangat yakin, jika saja balapan berlangsung normal maka dia bisa memacu Desmosedici dengan baik.

"Sangat menyenangkan jika cuaca tetap normal pada akhir pekan nanti. Dengan begitu saya bisa tampil baik," ungkap Hayden seperti disitat Autosport, Kamis (30/4/2009).

Mengenai persaingan di lintasan, Hayden bisa memasikan kalau hal tersebut tidak akan berubah. Semua pasti akan tampil maksimal layaknya saat kondisi sirkuit dalam keadaan basah.

"Ya, meskipun tidak ada gangguan cuaca, persaingan akan tetap ketat. Tidak ada perbedaan yang mencolok seperti saat di lintasan basah," tandasnya. (msy)

Dikutip Dari :
http://sports.okezone.com/read/2009/04/30/38/215357/
hayden-berharap-tidak-hujan-lagi

Hasrat Rossi Raih Kemenangan

Di Qatar, Rossi dihadang rider Ducati Marlboro Casey Stoner. Sementara di Jepang, The Doctor tak sanggup menahan laju rekan setimnya sendiri di Fiat Yamaha, Jorge Lorenzo. Walhasil, belum ada trofi juara dikoleksi Vale musim ini.

Rossi frustrasi. Tapi, menjelang digelarnya GP Spanyol di sirkuit Jerez akhir pekan ini, Rossi berharap bisa "memecahkan telur 2009" untuk kali pertama.

"Kami melakukan start yang baik di awal musim ini dengan dua podium yang menujukkan kami konsisten, tapi sekarang kami membutuhkan langkah maju," buka Rossi kepada autosport, Rabu (29/4/2009).

"Balapan di Motegi sungguh menyenangkan, tapi kami mendapat satu dua masalah yang membutuhkan penyelesaian," keluhnya.

Kendati memendam kecewa, Rossi tetap optimistis Jerez bisa menjadi terobosannya.

"Kami memiliki banyak data dari Jerez karena kami dua kali menjajal motor di sana musim dingin lalu. Jadi saya berharap hal ini akan membantu kamimendaoat setelan bagus segera mungkin," lanjut Vale.

"Sebagai pimpinan kami sangat kuat di lintasan itu dan selalu menyenangkan mengendarai motor di sana," ujarnya. (tan)

Dikutip Dari :
http://sports.okezone.com/read/2009/04/29/38/215136/
hasrat-rossi-raih-kemenangan

Stoner Tantang Lorenzo


BOLOGNA - Jorge Lorenzo adalah pemenang MotoGP Jepang 2009. Sisi kompetisi Casey Stoner pun terusik. Rider Ducati tersebut ingin bersaing melawan Lorenzo saat MotoGP kembali digelar di Eropa, akhir pekan ini.

Oleh Stoner, Lorenzo memang pantas dijadikan rival. Selain karena asli Spanyol, rider Fiat Yamaha itu juga pemegang trofi juara tahun lalu di Jerez. Di GP MotoGP terakhir di Jepang, Lorenzo juga berhasil menyabet podium tertinggi.

Setelah Asia, kini Eropa yang membutuhkan suguhan aksi impresif Lorenzo. Stoner menanti aksi lanjutan pembalap andalan tuan rumah itu.

"Jorge selalu sangat solid, sangat konsisten dan kami tahu dia akan tampil kuat di Jerez," ungkap Stoner dilansir MCN, Sabtu, (19/4/2009).

"Dengan kemenangan di Jepang jelas dia sanggup menemukan setelan yang membuat kami nyaman. Saat memperhatikan balap jauh dari belakang, saya melihat Valentino mengalami sedikit kesulitan, jadi mungkin setelannya kurang sempurna," paparnya. (tan)

Dikutip Dari :
http://sports.okezone.com/read/2009/04/29/38/215096/
stoner-tantang-lorenzo